Tuesday, July 14, 2009

Review : Something the Lord Made


Mungkinkah seseorang menjadi dokter tanpa pendidikan kedokteran ?


Film ini diangkat dari kejadian nyata yang berkisah tentang Vivien Thomas, seorang tukang kayu lulusan SMA yang mengalami perubahan besar dalam hidupnya. Suatu hari di tahun 1930 mendapat pekerjaan dari dr. Alfred Blalock seorang ahli bedah. Tugasnya membersihkan laboratorium dan kandang anjing percobaan dokter Blalock. Saat itu, di Nashville dr Blalock sedang mengadakan riset mengenai terapi syok. Vivien Thomas yang merupakan lulusan SMA dan bercita-cita untuk melanjutkan kuliah kedokteran sedang mengumpulkan dana untuk kuliahnya tersebut. Sayangnya, bank tempat menyimpan uang bankrut sehingga ia tak mampu melanjutkan kuliahnya. Di sela-sela membersihkan ruangan dr Blalock , Vivien membaca buku-buku kedokteran yang dimiliki majikannya. Hal tersebut diperhatikan oleh dr. Blalock terlebih Vivien memiliki ingatan yang kuat. Hingga akhirnya Vivien menjadi asisten dr.Blalock mengerjakan risetnya, menjadi partner sharing dr. Blalock.
Pada tahun 1947, dr Blalock menjadi ketua bagian bedah di RS John Hopkins. Karena kepercayaannya, maka Vivien pun ikut pindah bersama Clara, istrinya dan kedua anaknya. Cita-cita menjadi dokter terlupakan akibat pekerjaannya sebagai asisten lab di RS. Sayangnya, gaji yang didapatkannya tidak mencukupi kehidupan keluarganya terlebih karena saat itu masih ada pembedaan rasis di Amerika.
Riset baru dimulai saat dr. Taussig memaparkan mengenai seorang bayi yang mengalami Tetralogy of Fallot, suatu penyakit bawaan komplek pada jantung. Pada saat itu, paham yang dianut adalah tidak boleh “menyentuh” jantung. Dalam artian, tidak ada pembedahan untuk jantung. Penelitian dimulai dengan mengusahakan melakukan penyamaan gejala pada Tetralogy of Fallot dengan anjing percobaan. Selanjutnya, mencari teknik pembedahan dan penjahitan pada jantung. Akhirnya, dengan dibantu Vivien Thomas, dan beberapa dokter yang lain, bayi tersebut dapat diselamatkan yang merupakan bedah jantung yang pertama dan menjadi dasar pembedahan jantung selanjutnya.
Vivien Thomas yang bukan dokter merasa dipinggirkan, semua pemberitaan menyebut dr Blalock tanpa menyebutkan dirinya terlebih dengan pembedaan gaji pada orang kulit berwarna seperti dirinya dengan orang kulit putih. Tapi karena kecintaannya pada pekerjaan, ia kembali.
Pada masa tuanya, ia memperoleh gelar kehormatan dokter dari Universitas Johns Hopkins. Lukisannya pun digantung berdampingan dengan para dokter terkenal di Universitas tersebut termasuk dr. Alfred Blalock yang menjadi atasannya.
Film ini diproduksi oleh HBO Films dibintangi oleh Cliff McMullen, Mos Def, Alan Rickman. Film ini didasarkan pada beberapa tulisan yakni “Like Something the Lord Made” karya Katie McCabe, “Pioneering Research in Surgical Shock and Cardiovascular Surgery : Vivien Thomas and hs work with Alfred Blalock” karya Vivien Thomas, “Partner of the Heart” produksi Spark Media, dan “Alfred Blalock : His Life and Times” karya William P. LongmireJr,MD.









1 comment:

Yudhi Gejali, dr. said...

Ini film yang LUAR BIASA BANGET! Apalagi diangkat dari Kisah Nyata. Menurut aku transfer ilmu adalah yang penting. Bila si Ballock mentransferkan ilmunya kepada si Vivien lebih efektif daripada transfer ilmu formal di Classroom, kenapa kita tidak mereview sistem pendidikan formal kita yang kadang gagal dalam sasaran transfer ilmu?