Tuesday, June 29, 2010

A donkey's tale

75% analogy, selebihnya ...

Ini adalah sebuah kisah tentang seekor keledai. Bukan keledai yang sama dengan fabel-fabel di masa lampau, meski pada kenyataannya mungkin semua keledai punya kesamaan yang sama. Selalu jatuh pada kesalahan yang sama.
Konon, beribu-ribu tahun yang lalu saat hewan dapat berbicara layaknya manusia, hidup seekor keledai dalam lingkup ekologi keledai. Ia, bukan keledai yang istimewa, namun biar keren kita anggap saja namanya Joe. Kelebihannya hanyalah bahwa otaknya sedikit lebih besar dari kawanan keledai seumurnya.

Saturday, June 12, 2010

tanpa judul



Ingin kukatakan aku akan bertahan

Selama yang kau mau

Selama waktu untuk meyakinkanmu

Tapi tak ada yang datang

Saturday, May 15, 2010

My Name is Khan

Akhir minggu lalu, akhirnya ada kesempatan untuk menuntaskan menonton film My Name is Khan. Meski sudah beredar beberapa bulan lalu, namun karena keterbatasan waktu dan gak ada mood untuk menonton, barulah akhir minggu kemarin bisa nonton sampai selesai. Padahal filenya sudah ada sebelum film 3 idiots yang telah lebih dulu ada reviewnya. Film ini film ketiga film India setelah Slumdog Millionaire dan 3 Idiots yang saya buatkan reviewnya.
Film ini bercerita tentang seorang penderita Asperger Syndrome bernama Rizwan Khan seorang Muslim yang berusaha untuk mendapatkan keadilan setelah kematian anak tirinya kepada presiden Amerika. Ceritanya diawali dengan kisah masa kecil Rizwan yang berbeda dari kehidupan anak-anak sebayanya yang hidup di tengah perpecahan agama di India.

Saat calon dokter harus turun ke jalan

Siang terik tak menghalangi rombongan itu untuk turun ke jalan menyuarakan aspirasi mereka. Memang pemandangan yang langkah, mereka yang sering terlihat di rumah sakit , menerima dan mendengarkan keluhan pasien malah membawa-bawa abbocath dan spoit di jalan meminta untuk didengarkan keluhannya. Semua itu tak lepas dari peraturan baru yang dikeluarkan oleh pemerintah provinsi Sulawesi Selatan. Peraturan Gubernur Sulsel nomor 28 tahun 2010 tentang Tarif Retribusi Pelayanan Kesehatan Pemprov Sulawesi Selatan yang ditandatangani tanggal 14 April yang lalu.
Salah satu aturan yang termuat adalah (dikutip dari salah satu surat kabar local) calon dokter yang menjalani pendidikan untuk dokter umum (coas) harus membayar Rp. 60 ribu perminggu, dokter spesialis (residen) harus membayar Rp. 75 ribu dan perawat Rp. 50ribu perminggu di semua rumah sakit yang dikelola oleh pemerintah provinsi.
Dalam surat kabar yang sama, disebutkan sekretaris Pemprov mengatakan bahwa retribusi pelayanan kesehatan tidak dibebankan kepada mahasiswa yang melakukan pendidikan praktik di rumah sakit Pemprov Sulsel. Retribusi itu dibebankan kepada institusi pendidikan yang menempatkan coas, perawat dan residen di rumah sakit milik Pemprov Sulsel.

Tuesday, April 27, 2010

Review : 3 Idiots

Lagi-lagi Bollywood


Beberapa waktu belakangan, film-film keluaran India semakin membumi. Tidak lagi hanya sekedar cerita tentang inspektur Vijay dan lagu-lagu India bertema cinta dengan tariannya yang khas dalam film. Ini kisah lain dari sebuah film dari India. Kisah lain setelah film Slumdog Milioner dan My Name is Khan. Beberapa minggu yang lalu, seseorang merekomendasikan film ini kepada saya. Awalnya, mendengar judulnya, saya berpikir ini adalah sebuah film barat (baca Holliwood.red) tentang tiga orang idiot dengan segala kejenakaan yang mungkin diperankan oleh Jim Carey dan kawan-kawan. Saya semakin penasaran dengan sharing seorang teman yang menceritakan kelakuan saudaranya yang saking sukanya setiap hari menonton film ini. Ckckck

Friday, March 26, 2010

1th Question : Apa itu Suka, Sayang dan Cinta ?

Sebuah kontemplasi

Suatu hari, seseorang bertanya , What are suka , sayang and cinta ? Jujur , tidak akan ada jawaban sempurna yang bisa menjelaskan secara detail apa itu suka, sayang dan cinta. Suka, sayang dan cinta adalah sebuah keabstrakan istilah yang hanya dapat dipahami dan dimengerti tanpa rangkaian kata-kata yang mampu menjelaskannya.

Thursday, February 25, 2010

Bunga Musim Ini

Biarkan bunga di musim itu gugur
Luruh jatuh ke tanah dan tertiup oleh angin barat
Cukuplah keharumannya menjadi kenangan dalam sebingkai memori

Biarlah bunga musim ini berkembang
Menumbuhkann tunas-tunas harapan
Kuncup bunga yang tak lekang oleh waktu
Edelweis abadi