Wednesday, October 13, 2010

Negara atau neraka ?



Kemarin sore(12.10.10) dalam ibadah Rosario harian di sekret KMK UNHAS , saya tiba-tiba diminta menjadi pemimpin doa. Semuanya terkesan normal dan khidmat apalagi semua yang ikut bersuara emas. Hingga saat penutup setelah menyelesaikan rangkaian manic-manik Rosario, saya membuka salah satu halaman puji syukur dan mendoakan doa penyerahan kepada Santa Perawan Maria.

Tuesday, October 12, 2010

Review Novel : The Tomb of Hercules


Novel karya Andy McDermott ini merupakan lanjutan dari petualangan dr Nina Wilde dan pasangannya Eddie Chase mengungkap sejarah-sejarah kejayaan di masa lampau setelah menemukan Atlantis dalam novel The Hunt for Atlantis.

Wednesday, September 29, 2010

Wake me up when September end or …

Summer has come and passed
The innocent can never last
wake me up when September ends

like my father's come to pass
seven years has gone so fast
wake me up when September ends

here comes the rain again
falling from the stars
drenched in my pain again
becoming who we are

as my memory rests
but never forgets what I lost
wake me up when September ends
......

September 2010 dalam beberapa jam lagi akan berakhir. Hmmm, banyak hal yang terjadi , banyak rasa yang terlibat, banyak moment yang terjadi, all ini one package. September

Review : Invictus

Film ini berlatar di tahun 1990 hingga final rugby tahun 1995 di Afrika Selatan. Nelson Mandela yang terpilih sebagai presiden Afrika Selatan setelah 27 tahun dalam penjara sebagai tahanan politik . Di awal pemerintahannya, ia mengupayakan berakhirnya pengaruh politik apartheid yang memecah orang kulit putih dengan kulit hitam. Mandela yang diperankan oleh Morgan Freeman mendukung tim rugby negaranya “Springbok” yang akan bertanding di Rugby World Cup. Ia menjalin persahabatan dengan kapten tim Francois Pienarr yang diperankan oleh Matt Damon. Mandela juga mendorong semua rakyatnya untuk mendukung tim rugby negara mereka.

Tuesday, September 28, 2010

Invictus

a poet by William Ernest Henley (1849–1903)



Out of the night that covers me,
Black as the pit from pole to pole,
I thank whatever gods may be
For my unconquerable soul.

In the fell clutch of circumstance
I have not winced nor cried aloud.

Under the bludgeonings of chance
My head is bloody, but unbowed.

Monday, September 27, 2010

NOVENA TIGA SALAM MARIA


Novena Tiga Salam Maria adalah novena yang berasal dari Santa Mechtildis dari Helfta (1241-1298). Ia mendapat pengalaman rohani dari Bunda Maria ketika ia mencemaskan keselamatan hidupnya dan memohon agar membantunya pada saat kematiannya. Bunda Maria menanggapi permohonan itu seraya meminta agar Santa Mechtildis berdoa kepada-Nya tiga kali Salam Maria setiap hari.
Doa Tiga Salam Maria itu selanjutnya berkembang luas karena jasa Santo Antonius dari Padua, Santo Leonardus dari Porto Mauritio dan Santo Alfonsus dari Liguori. Ketiga Santo ini dianggap sebagai pewarta ulung doa Tiga Salam Maria. Dan dalam perkembangan selanjutnya, doa Tiga Salam Maria itu menjadi doa Novena Tiga Salam Maria. Doa itu tidak lagi didoakan setiap hari, tetapi mulai didoakan untuk kurun waktu sembilan kali berturut-turut.

Sunday, September 26, 2010

Dua puluh empat setengah

Harusnya, postingan ini dipublish hari Jumat yang lalu, sayangnya banyak kendala teknis yang menyebabkan tidak memungkinkan untuk tidak dipublish.
Beberapa kali sejak ulang tahun yang terakhir saya berpikir tentang keistimewaan hari ini. Pikiran yang tidak pernah terlintas di tahun-tahun sebelumnya selama dua puluh empat tahun hidup. Dua puluh empat September setiap tahunnya hanya sebuah tanggal yang terlewati entah dengan aktivitas apapun yang saya sendiri sudah lupa.

Dan hari ini kembali dua puluh empat September , dan saya menemukan keistimewaan di dalamnya, setengah tahun lagi perjalanan hidup saya bertambah. Itu berarti pula, setengah tahun waktu lagi telah saya habiskan dari sisa entah berapa tahun yang Tuhan boleh berikan.
Bila setiap tahun baru , setiap ulang tahun, setiap hari-hari penting, kita selalu merefleksikan diri dan merenung sejenak tentang apa yang telah terjadi dan apa yang akan terjadi, maka hari ini pun saya ingin berhenti sejenak dan merefleksikan (mungkin yang menurut dosen filsafat saya dulu, sedikit berkontemplasi) segala yang telah terjadi dalam dua puluh empat setengah tahun kehidupan saya.