Tuesday, March 24, 2009

Live begin at 40, I think, it must be 23

Beberapa jam telah berlalu, dan kini ada kesempatan untuk menuliskan sesuatu di blog ini, sekedar kenangan untuk peringatan umur yang semakin pendek. Kisah menarik saat ini adalah bahwa, ini adalah ulang tahun pertama yang dinikmati dengan jaga malam di rumah sakit. Tidak dengan keluarga, tanpa pesta, tanpa ucapan, hanya sekedar lewat SMS dan tulisan di facebook. Thank you untuk semua itu.
Yang penting untuk dikenang lagi,malam ulang tahun harus dinikmati dengan setumpuk tugas dengan dead line hari ini. Benar-benar hari yang melelahkan. Syukurlah, saat ini sudah rampung 85%.
Bila tahun-tahun sebelumnya, malam ini seharusnya dilewati dengan sebuah permenungan, tapi untuk saat ini masih tanda tanya. entah nanti atau esok. Lagi lagi oleh tugas yang menumpuk yang membuat melupakan hal-hal yang lain. maafkan untuk semua itu.
Oke, kembali lagi. Lewat tulisan ini juga mau mengucap syukur atas berkat dan anugrah mukjizat yang Tuhan tlah berikan selama 23 tahun ini, meskipun kadang dan tak jarang tidak sadar akan kuasa Tuhan bahkan menyepelekannya. Terima kasih atas kekuatan yang diberikanNya hingga mampu bertahan hingga saat ini.
Terima kasih untuk orangtua, keluarga, adik-adik dan teman yang telah menemani selama 23 tahun ini. Tanpa kalian pasti hidup gue akan terasa hambar. Terima kasih untuk siapa saja yang telah berkenan menjadi teman.
Maaf untuk segala kesalahan yang sepertinya melebihi perbuatan baik yang gue lakukan 23 tahun ini. Memang kata maaf kadang tak cukup untuk menyelesaikan semuanya. Maaf untuk kesalahan-kesalahan yang gue sadari maupun tidak, karena gue pun tetaplah manusia biasa.
Akhirnya, selamat datang 23 tahun, teman-teman yang baru yang akan datang dalam hidup gue. Mohon bimbingannya untuk kemajuan dan kebaikan bersama.
GBU all










[get this widget]

Sunday, March 22, 2009

Menang Lotere (lagi !!!)

Saat membuka email google, di inbox paling atas terdapat sebuah email dari Australian Lottery inc dengan subject yang intinya lo menang undian.
Berikut sebagian tampilannya

FROM: THE DESK OF THE VICE PRESIDENT INTERNATIONAL PROMOTIONS/PRIZE AWARDS DEPARTMENT AUSTRALIAN INTERNATIONAL SWEEPSTAKES LOTTERY CORPORATION

REF: *********
Batch: **********/***
Winning no: ******/****
Date: 21st of March 2009

CONGRATULATION! CONGRATULATION!! CONGRATULATION!!!

Dear Sir/Madam,

We are delighted to inform you of your prize which was released on 20th of March 2009, from the Australian International Lottery programmer, which is fully based on an electronic selection of winners using the ir e-mai l addresses from some sites.

Your email address was attached to ticket number; ***** and serial number **********. This batch draws the lucky numbers as follows *-**-**-**-** and bonus number **, which consequently won the lottery in the second category.

You hereby have been approved a lump sum pay of US$500,000.00 (FIVE HUNDRED THOUSAND DOLLARS) in cash credit file ref: ILP/HW *****/** from the total cash prize shared amongst eight lucky winners in this category. All participants were selected through a computer balloting system drawn form Nine hundred thousand E-mail addresses from Canada, Australia, United States, Asia, Europe, Middle East, Africa and Oceania as part of our international promotion program which is conducted annually?


This20Lottery was promoted and sponsored by a conglomerate of some multinational companies as part of their social responsibility to the citizens in t he communities where they have an operational base. Furthermore, your details (e-mail a ddress) falls within our African regional office in Abuja, Nigeria as indicated in your play coupon and your prize of US$500.000.00 will be released to you from this regional branch office in NIGERIA, To file for your claim, please contact our director of finance.

Entah sudah berapa email sejenis ini yang masuk dalam inbox email baik yang di yahoomail maupun yang di google. Tapi, sampai sekarang belum satupun yang menarik perhatian untuk tindakan yang lebih lanjut seperti kirim email balasan or whateverlah. Ini adalah email pertama yang setelah saya pikir-pikir ada bagusnya juga untuk diposting, mungkin saja ada yang punya kejadian yang mirip atau ada yang mengklaim bahwa undian ini benar biar tak cepat-cepat dibalas.
All of that
GBU











[get this widget]

Tuesday, March 17, 2009

PCMAV 2.0

Harusnya postingan ini ditulis beberapa waktu yang lalu. Tapi gak masalah. daripada tidak sama sekali mending posting aja. siapa tahu masih ada yang belum tahu.
Memperingati ulang tahun PC Media ke-8 yang jatuh tepat di edisi terbaru 04/2009 yang telah terbit, majalah komputer terbesar dan terlaris di Indonesia ini memberikan edisi khusus 8th Anniversary Special & Collector’s Edition termasuk di antaranya launching PCMAV 2.0
Apa saja yang baru di antivirus kebanggaan Indonesia ini?

APA YANG BARU?
a. IMPROVED! Implementasi modul baru untuk manajemen operasi memory
dan pencarian file yang begitu cepat dan stabil.

b. NEW! IntelligentScan (iScan) engine for ClamAV untuk meningkatkan
akselerasi pendeteksian ketika engine ClamAV digunakan.
Pada PCMAV generasi 1.x banyak dikeluhkan mengenai betapa lambatnya
PCMAV ketika digabung dengan engine ClamAV. Untuk itulah kami
melakukan riset mendalam untuk mengembangkan sebuah engine tambahan,
yang diharapkan secara signifikan dapat meningkatkan performa PCMAV
ketika digabung dengan engine ClamAV. Hasilnya, terciptalah iScan
for ClamAV yang secara meyakinkan mampu meningkatkan performa scan
PCMAV+ClamAV hingga 40% lebih cepat. Buktikan sendiri!

c. NEW! RealTime Protector (RTP) for Vista dan Windows 7. PCMAV RTP
merupakan satu-satunya antivirus produksi Indonesia yang dapat berjalan
lancar dan stabil di Windows Vista. Khusus untuk Windows 7, walau cukup
berjalan lancar, RTP masih bersifat eksperimental mengingat Windows 7
sendiri yang masih berstatus Beta.

d. NEW! Virus Quarantine (karantina) untuk mengisolasi file-file yang
dicurigai bervirus ke tempat yang aman dan terlindungi sebelum
diambil tindakan lebih lanjut, seperti penghapusan maupun perbaikan
file. Jika ternyata file tersebut tidak berbahaya (false alarm),
maka dapat dikembalikan ke lokasi awal di mana file tersebut berasal.
Klik angka pada info Quarantined untuk masuk ke menu karantina. Folder
dan file “\quarantine\quarantine.dat” secara otomatis akan terbentuk
ketika PCMAV dijalankan untuk pertama kalinya di harddisk.

e. NEW! Virus Submit yang terintegrasi di menu Virus Quarantine.
Jika pada PCMAV generasi 1.x ditemukan file yang dicurigai (suspected)
maka Anda harus mengirimkan contoh file tersebut secara manual melalui
e-mail dengan sebelumnya dilakukan kompresi yang terpassword. Kini
keribetan tersebut tidak ada lagi. Fitur Virus Submit hadir untuk
mempermudah pengiriman otomatis file-file yang dikarantina ke PC Media.
Tinggal pilih file yang dimaksud di menu Virus Quarantine, lalu pilih
Submit. File yang berhasil dikirim akan dianalisa dan sesegera mungkin
dibuatkan update antivirus-nya berdasarkan skala prioritas.

f. NEW! PC Media Updates Manager untuk update online otomatis, baik
untuk file database virus PCMAV (update.vdb) maupun ClamAV
(main.cvd & daily.cvd).

g. IMPROVED! Integrasi awal PCMAV Cleaner & RTP. Proses awal PCMAV
Cleaner kini lebih cepat karena tidak lagi memeriksa memory/sistem
start-up Windows ketika RTP telah aktif. Dan untuk lebih menghemat
penggunaan memory, kini PCMAV Cleaner & RTP mampu menggunakan
memory bersama untuk database virus.

h. IMPROVED! Fitur scan melalui klik-kanan pada Explorer (/REGSHELL).
Bukan hanya file, kini folder juga dapat dilakukan scan dengan klik-kanan.

i. NEW! Fresh-Look dengan tampilan baru yang lebih simpel, cerdas,
informatif, dan tentunya menyenangkan.

j. BUG FIXED! Kesalahan deteksi (false alarm) heuristik pada beberapa
program dan script.

k. IMPROVED! Database virus utama (pcmav.vdb) kini dikeluarkan dari
modul utama dan bersama file update database virus (update.vdb)
diletakkan di folder “\vdb”

l. IMPROVED! Engine dan CVD tambahan ClamAV (0.9x) kini wajib
diletakkan di folder “\plugins\ClamAV”

m. IMPROVED! Ditambahkan database pengenal dan pembersih 54 virus
lokal/asing/varian baru yang dilaporkan menyebar di Indonesia. Total 2614
virus beserta variannya yang banyak beredar di Indonesia telah dikenal di
versi 2.0.0 ini oleh core engine PCMAV.

n. IMPROVED! Perubahan beberapa nama virus mengikuti varian baru yang
ditemukan.

o. IMPROVED! Perbaikan beberapa minor bug dan improvisasi kode internal
untuk memastikan bahwa PCMAV tetap dapat menjadi antivirus kebanggaan
Indonesia.









[get this widget]

Monday, March 16, 2009

I Don't Want To Be A Doctor Anymore


Ide tulisan ini, berasal dari sebuah blog berjudul The Differential yang saya ikuti perkembangannya dengan judul yang sama dan ditulis oleh Kendra Campbell. So, why did you write another post that someone had done it ?

Alasannya sangat simple, karena saya pernah berpikir seperti itu. I don’t wanna be a doctor anymore. That’s enough. Saya tidak mau menjadi dokter lagi.

Cita-cita atau keinginan menjadi dokter itu muncul saat diterima lulus ujian SPMB. Sebelumnya bila ditanya , mau menjadi apa jawaban-jawaban yang saya berikan akan mengambang. Bahkan saya masih ingat, sebuah peristiwa samar-samar di kelas 2 SD saat guru bertanya ingin menjadi apa (apa cita-cita kamu) dan jawabannya waktu itu adalah menjadi tentara atau polisi. Tidak ada alasan memilih kedua bidang profesi tersebut. Mungkin hanya mengikut teman-teman cowok yang juga memilih ingin menjadi polisi atau tentara atau mungkin karena waktu itu polisi dan tentara seperti memiliki charisma dan kesan yang kuat. Yap, itulah pikiran seorang anak kecil yang berumur 6 -7 tahun.

Pada sebuah kejadian yang lain saat memasuki bangku SMA kelas 3, seorang bapak guru kembali bertanya mengenai pertanyaan yang sama kepada kami sekelas. Ia kemudian berkata, dengan gaya khasnya. Ah, ini pasti jadi pengacara atau hakim – katanya kepada teman sebangkuku yang sekarang sepertinya sudah menyelesaikan pendidikan sarjananya di fakultas hokum. Kemudian ia beralih pada temanku yang lain, ah dia ini pasti jadi dokter seperti kakaknya. Sambil bercanda beliau melanjutkan, jadi kalau saya atau ada dari kalian yang sakit tidak perlu membayar . cukup datang ke tempat prakteknya dan blablabla.

Kemudian beliau beralih pada saya, ah, kalau si attonk (seingatku beliau memanggilku begitu mengingat kami masih memiliki hubungan keluarga) dia mungkin meneruskan orang tuanya masuk di teknik ( yaps orang tua saya adalah pegawai di dinas pekerjaan umum). Dan blablabla. Tidak ada bayangannya bahwa suatu saat, ketika ujian SPMB saya akan memilih fakultas kedokteran sebagai pilihan pertama dan jurusan kimia sebagai pilihan kedua. Kalau tidak lulus di kedua jurusan itu, untung-untungan masuk di jurusan akuntasi sebagai pilihan ketiga yang sama sekali bukan bidang saya.

Orang tua meskipun tidak memaksakan tapi mereka berkeinginan saya menjadi seorang dokter mengikuti jejak seorang sepupu yang telah lebih dulu memasuki dunia kedokteran. Semua pilihan tetap ada di tangan saya. Dan bujukan itupun muncul saat mengikuti sebuah bimbingan belajar persiapan SPMB. Karena nilai yang lumayan baik, beberapa tentor yang akrab dengan saya mencoba masuk di fakultas kedokteran dengan alasan nilai-nilai dari beberapa try out yang saya ikuti. Akhirnya, seperti sudah disebutkan, fakultas kedokteran jadi pilihan pertama.

Thank God, saya berhasil lulus. Beritanya saya dapatkan melalui koran yang secara khusus meliput tentang nama-nama yang lulus. Yang waktu itu, kalau gak salah dijual dengan harga dua puluh ribu rupiah. Nomor ujian waktu itu sudah saya lupa. Maklum sudah 4 ½ tahun sudah berlalu.

Tahun-tahun pertama berlalu, dan meskipun sudah selangkah maju untuk menjadi dokter. Alasan dan cita-cita menjadi dokter belum tertanam kuat. Yang lebih kuat adalah kebanggaan menjadi anak kedokteran – yang dalam pikiran sempit superioritas dibanding fakultas eksak lain. maaf, seperti yang ditulis dalam kalimat sebelumnya ‘ dalam pikiran sempit ‘ karena pada kenyataannya dan hakikinya semua jurusan memiliki kelebihannya masing-masing. Memiliki janji dan peluangnya masing-masing setelah melewati jenjang kuliah.

Dunia koas atau bahasa kerennya clerkship berlalu sudah sekitar setahun lebih. 4 ½ tahun berperan sebagai calon dokter bahkan sudah menyelesaikan pendidikan preklinik dengan gelar S.Ked masih memberikan pertanyaan – dalam pikiran saya kadang-kadang – apa benar saya akan menjadi seorang dokter ? apa benar ini jalan hidup saya ?

Kemampuan bertahan hingga saat ini mungkin saya dapat dari keluarga, teman-teman senasib yang sama-sama merasakan suka duka sebagai koas dan orang-orang yang tanpa mereka tahu dan mereka inginkan menjadi objek dari pendidikan kami. Meskipun pada faktanya, kamipun kadang menjadi objek.

Saat merawat orang-orang tersebut, terutama saat di bagian penyakit dalam, ada sebuah sentakan keinginan untuk menjadi dokter. Suatu keinginan yang dulu bersifat angin-anginan. Melihat orang-orang yang tergolek lemah tak berdaya, dan menyaksikan sebuah proses –dan terlibat di dalamnya – dengan akhir bahwa orang tersebut dapat kembali berkumpul dengan keluarganya kembali dalam keadaan sehat merupakan sebuah pengalaman yang luar biasa dahsyat.

Pengalaman lain ketika satu dua dari mereka tidak mampu bertahan dan akhirnya harus merelakan bahwa mereka tidak punya waktu lagi. Melihat para kerabat berdatangan memberi semangat – kecuali di bagian jiwa -. Why ??? Memang ironi bila saya berkata bahwa saat anda berkunjung ke rumah sakit umum saat tengah malam, anda kemungkinan besar bertemu dengan para penunggu pasien yang jumlahnya tak sebanding, namun bila anda berkunjung ke sebuah rumah sakit jiwa dan bertanya ada berapa orang keluarga yang mengunjungi seorang pasien dalam sebulan, anda kemungkinan besar mendapat jawaban 0. Mudah-mudahan ini hanya terjadi di tempat ini.

Apa yang akan terjadi berikutnya ? saya sendiri tidak tahu. Apakah pernyataan I don’t wanna be a doctor anymore hanya merupakan suatu proses untuk menuju pernyataan lain I do be a doctor someday.






[get this widget]

Mom’s vs God’s Love

Diskusi dan sharing seberapa jauh kita mengenal dan memahami cinta seorang ibu dan Tuhan kepada kita.

Dalam sebuah kegiatan yang diprakarsai oleh KMK UnHas, berbentuk sharing dan diskusi membahas mengenai cinta seorang ibu dan Tuhan. Lumayan banyak yang ikut serta.
Cinta adalah sesuatu yang abstrak. Begitu mudah diungkapkan (meskipun bagi saya adalah sesuatu yang sulit) namun pada kenyataannya kita tidak dapat menentukan arti dari cinta itu dalam satu atau beberapa kalimat. Pada intinya, kita tidak menemukan defenisi yang baku untuk memaknai kata “cinta”.
Bahan permenungan kali ini, diambil dari kidung pujian Maria dalam injil Lukas dan Pujian Hana dalam kitab 1 Samuel. Selain itu, merujuk pada firman yang ditulis dalam kitab Yeremia yang menyebutkan

"Sebelum Aku membentuk engkau dalam rahim ibumu, Aku telah mengenal engkau, dan sebelum engkau keluar dari kandungan, Aku telah menguduskan engkau, Aku telah menetapkan engkau menjadi nabi bagi bangsa-bangsa."

Dalam sharingan itu,setiap orang yang ikut diajak untuk mengingat meresapi kembali bagaimana cinta seorang ibu kepada anaknya. Bagaimana Tuhan mencintai dan menjadikan setiap orang adalah special dan istimewa di hadapanNya.
Dari sekian banyak yang hadir, semua menyetujui bahwa kasih seorang ibu memiliki peran yang sangat besar dalam perkembangan anaknya. Meskipun saat ini dalam kehidupan sehari-hari, kadang ditunjukkan berita mengenai kebalikan dari apa yang disebut cinta seorang ibu kepada anaknya.
Ada sebuah kejadian, ada seorang ibu yang dirawat di sebuah rumah sakit jiwa karena menderita gangguan jiwa. Karena keadaan sang ibu yang memburuk, beliau dirawat secara intensif . saat bertemu dengan beliau, dia sudah dalam keadaan koma atau tidak menunjukkan respon apa-apa. Dari cerita, perawat-perawat yang menanganinya saya mendapat kesan bahwa sang ibu ingin bertemu dengan anaknya sebelum ia wafat. Sang ibu hanya mampu bertahan dari botol-botol infuse dan selang yang dipasang pada tubuhnya. Dan mungkin dari pengharapannya. Bahkan dalam penyakitnya, ia masih mengingat anak-anaknya. Saya mendapat kesan (meskipun sang ibu tampak tanpa respon apa-apa) bahwa sang ibu mencoba bertahan untuk menunggu anaknya datang menjenguk sang ibu. Sangat ironi memang, kesan yang saya dapat saat stase di bagian tersebut, akan sangat beruntungg bila pasien itu dikunjungi bahkan dijaga oleh kerabatnya sekali dalam seminggu. Pada akhirnya, sang ibu tidak mampu lagi melawan penyakitnya setelah (kalau tidak salah) sang ibu mengalami koma kurang lebih 2 minggu.
Dari bahan permenungan itu pula, setiap orang yang ikut kegiatan tersebut diajak mengenai betapa besar rencana Tuhan bagi setiap orang, bahkan sebelum orang itu lahir. Tuhan menjadikan setiap orang istimewa dengan apa yang mereka miliki. Tuhan mencintai mereka dengan caraNya yang kadang tidak dapat kita salami. Dan bahkan kita sering lupa bahwa Tuhan mencintai kita.
Akhirnya, terima kasih untuk kesempatan yang diberikan oleh panitia, terima kasih untuk bekal sharing dari pemandu dan teman-teman yang ikut dalam kegiatan tersebut.












[get this widget]

Friday, March 13, 2009

Apa yang terjadi sehabis ujian ???

Pertanyaan yang tiba-tiba muncul dalam otak gue saat lagi ngenet. Apa yang terjadi sehabis ujian ? dalam hal ini adalah ujian lisan dengan supervisor atau konsulen pada akhir stase di sebuah bagian saat masih menjalani status sebagai koass.

Berikut beberapa yang ada dalam ingatan gue :
1. senang. Hal ini terjadi kalau ujiannya bisa berlangsung mulus dan lancar. bisa menjawab semua pertanyaan dari penguji dan mendapat nilai A.
2. kesal. kalau seorang perfeksionist tidak dapat menjawab satu saja pertanyaan dari penguji meskipun pada akhirnya mendapat nilai A.
3. Kecewa. Itu kemungkinan karena dapat penguji yang atipikal atau unbelievable (benar gak nulisnya ??). dan mendapat nilai A ( alias ambil lagi )
4. Lo bakal ditarik oleh teman-teman seminggu atau dibawahnya untuk ditanyai mengenai hasil ujian. Lulus gak ? apa pertanyaannya ? dll
5. dll (silakan tambahkan sendiri. yang di atas hanya contoh)
Trus apa yang terjadi.
Postingan ini merupakan kejadian nyata dan tidak dibumbui agar menarik untuk dibaca.










[get this widget]